UAS JESICCA

Nama                : Jesicca Winada Br Sembiring

Npm                  : 211214018

 Matakuliah       : PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BAHASA INDONESIA




TUGAS

1. Kesalahan pada Spanduk Promosi

(instagram.com/kadek)

Teks pada gambar: "merk"

 Analisis Kesalahan:

    Kata 'merk' pada data diatas adalah kata yang tidak baku. Kata tersebut merupakan kata yang menyimpang dari kebahasaan yang berlaku. Penulisan kata yang benar adalah 'merek' bukan 'merk'. Arti kata merek menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah tanda yang digunakan pengusaha atau perusahaan pada produk yang dihasilkan dan berfungsi sebagai tanda pengenal.


2. Kesalahan pada Papan Pengumuman

(facebook)

Teks pada gambar : "refarasi, dan felitur

Analisis Kesalahan: Dari gambar di atas kita dapat melihat ada kesalahan penulisan kata baku pada tulisan refarasi. Tampak kata “refarasi, dan felitur” merupakan kata tidak baku dari kata “reparasi, dan pelitur”. Dapat dipastikan pembuat iklan jasa tersebut berasal dari daerah Jawa Barat. Di mana, huruf “p” diucap “f” dan huruf “f” dibaca “p”. penulisan yang benar adalah "Menerima reparasai anyam rotan dan pelitur".


3. Kesalahan pada Iklan

(pict. Egi Apriyanti)


 Teks pada gambar : "Di jual"

Analisis Kesalahan : Pada penulisan spanduk di atas, terdapat kesalahan penggunaan prefiks di- yang tidak sesuai dengan kaidah kebahasaan. Penggunaan prefiks di- untuk kata dijual seharusnya digabung karena prefiks di- harus melekat dengan morfem lain agar mmeiliki arti. Ketika prefiks di- bergabung dengan morfem lain, maka akan membentuk kata kerja pasif.Kata ‘jual’ di atas bukanlah keterangan tempat, melainkan kata kerja. Maka, penulisan seharusnya adalah "Rumah Dijual".


4. Kesalahan pada daftar harga

(pict. Egi Apriyanti)

Teks pada gambar : "penulisan rupiah"

Analisis Kesalahan : "Penulisan rupiah yang sesuai dengan kaidah kebahasaan yakni tidak menggunakan titik dan spasi, seperti Rp2500. Penulisan nominal tanpa spasi setelah ‘Rp’ dimaksudkan agar tidak ada kecurangan dalam penambahan jumlah digit pada nominalnya".

5. Kesalahan pada spanduk konter
                                                                     ( Instagram.com/kadek )

Teks pada gambar : "Telpon"

Analisis Kesalahan : "Kata 'telpon' pada data diatas adalah kata yang tidak baku. Kata tersebut merupakan kata yang menyimpang dari kebahasaan yang berlaku, sehingga penulisan yang benar adalah 'telepon'. Kata telepon sering digunakan dalam pengantar berbagai surat formal untuk keperluan nomor kontak. Pemilihan kata telepon sebagai kata yang sesuai untuk bahasa Indonesia atau kata baku adalah karena diserap dari kata bahasa Inggris, telephone, bukan telephone. Jadi, kata telepon dalam berbagai penulisan untuk tulisan yang benar sesuai kaidah baku atau EYD".


6. Kesalahan pada spanduk kuliner

(instagram.com/rismaya)

Teks pada gambar : "coklat"

Analisis Kesalahan : "Pada penulisan baliho makanan ini terdapat kesalahan dalam penulisan kata baku menjadi tidak baku yaitu pada penulisan kata coklat. Kata coklat pada baliho tersebut yang dimaksud adalah cokelat dalam KBBI (gula-gula yang dibuat dari bubuk cokelat). Kata coklat adalah bentuk kata tidak baku dari cokelat, sehingga penulisan yang benar adalah cokelat".


7. Kesalahan Berbahasa Pada Poster Himbauan

                                                                  (Facebook)
Teks pada gambar : "NGAMEN GRATIS"

Analisis Kesalahan : "NGAMEN GRATIS" yang memiliki maksud agar tidak banyak pengamen yang datang ke toko tersebut. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa Ngamen Gratis berarti pengamen tidak adak diberi sepeserpun apabila mengamen di tempat itu.
Akan tetapi, bagi orang yang awam, "Ngamen Gratis" bisa saja dipahami sebagai pengamen yang gratis untuk diam ditolak tersebut atau pengamen yang gratis makan di warung itu dan mengamen sepuasnya".


8. Kesalahan dalam papan promosi

                                                                   (instagram.com/meme)


Teks pada gambar : "Pijet urat, pengobatan alternatif"

Analisis Kesalahan : "Dalam iklan tersebut mestinya ditulis “Terima Pelayanan Pijat dan Praktik Pengobatan Alternatif”. Dengan perbaikan dan penambahan kata tersebut, pelanggan yang datang dapat lebih percaya dengan pelayanan yang diberikan.

Ketidakbakuan pada kata di atas menunjukkan bahwa pembuat iklan tersebut tidak paham betul dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Papan iklan ini banyak ditemukan di jalan umum, banyak orang yang tidak peduli akan hal ini, tetapi untuk pemerhati bahasa ini merupakan hal yang memprihatinkan. Semoga saja pembuat papan iklan tersebut segera membetulkannya". 


9. Penulisan Praktik Dokter

                                                                     (google)

Teks pada gambar : “praktek, Senen, dan Jum’at”

Analisis Kesalahan : "Kesalahan penulisan kata baku juga dapat kita temui pada media iklan praktek dokter. Pemakaian kata “praktek, Senen, dan Jum’at” merupakan kata tidak baku dari kata “praktik, Senin, dan Jumat”. Sebagaimana yang dimuat dalam buku PUEBI, bahwa kata-kata tersebut mesti ditulis baku. Sebab dengan penulisan kata-kata yang benar, niscaya pasien yang akan datang ke praktik dokter akan semakin percaya, bahwa dokter itu tidak hanya mahir dalam medis, tetapi juga mahir dalam berbahasa".


10. Kesalahan Penulisan Penggabungan Kata  (Penulisan Kata Dikunci)

                                                                    (www.com/kesalahan-penulisan-kata-baku)

Teks pada gambar : "Mohon di kunci hilang diluar tanggung jawab kami"


Analisis Kesalahan : "Pada konteks tabel di atas kata “kunci” merupakan verba atau kata kerja. Di mana preposisi atau kata depan harus digabung dengan verba sehingga menjadi bentuk kalimat pasif “dikunci”. Lalu, kata “luar” bukanlah nomina, tetapi merupakan keterangan tempat, jadi harus terpisah dari preposisi, dan tidak terlihat sebagai verba yang dipasifkan. Terkadang fungsi aktif dan pasif bisa saja tertukar dalam pemakaiannya, kalimat yang benar adalah Helm Anda mohon dikunci, kehilangan di luar tanggung jawab kami".  


Kesimpulannya

   Kesalahan penggunaan bahasa Indonesia sering kali terjadi karena kurangnya perhatian terhadap aturan tata bahasa yang benar. Melalui analisis dan koreksi seperti yang telah dilakukan di atas, diharapkan kita bisa lebih memahami dan menerapkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, komunikasi menjadi lebih efektif dan pesan yang disampaikan pun dapat diterima dengan lebih jelas oleh penerima.





Komentar